Langsung ke konten utama

Resensi Buku Shaidul Khatir Ibnul Jauzi Pustaka Darul Haq


Buku ini merupakan nasihat, bimbingan dan arahan yang bisa mengingatkan kita akan makna hakiki dari kehidupan. Dalam “Buku Shaidul Khathir Untaian Renungan Penuh Hikmah Pembangkit Energi Takwa” ini, ibnul jauzi menjelaskan tentang rahasia dan makna dari sebuah kehidupan, bagaimana seharusnya cara pandang dan sikap seorang Mukmin terhadap diri sendiri, lingkungan, orang-orang yang ada di sekitarnya, dan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam hidupnya
Beliau juga menjelaskan pentingnya mawas diri, cara menjauhkan diri dari kelalaian, cara mengalahkan hawa nafsu, sebab-sebab keresahan dan kegundahan hati, dan juga tema-tema lainnya yang akan memperdalam ma’rifat kita kepada Allah dan membangun jiwa kita sehingga kita dapat menjadi pribadi yang bertakwa.
Selain itu, dalam buku ini dibahas pula tentang akhlak, adab, etika pergaulan, arahan-arahan berharga untuk mengatur kehidupan, dan nasihat-nasihat yang beliau tujukan untuk berbagai kalangan, seperti nasihat untuk orang yang sudah lanjut usia, suami, istri, penuntut ilmu, penceramah atau pemberi nasihat, dan lain sebagainya.
Untaian nasihat dan pesan di dalam buku ini penuh hikmah, sangat bernilai dan menyentuh kalbu. Semuanya merupakan buah pemikiran dan perenungan yang sangat mendalam dari penulisnya, bahkan sebagiannya merupakan pengalaman pribadi beliau.
Semoga buku ini bisa menjadi salah satu sarana bagi saudara untuk menuju pribadi yang benar-benar bertakwa kepada Allah ‘azza wa jalla.

sumber : buku shaidul khatir terbitan darul haq.

Beberapa artikel Shaidul Khatir bisa dilihat di halaman ini

diharapkan agar pembaca membeli buku aslinya, 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balasan setipe dengan perbuatan

Barangsiapa yang mencermati perbuatan-perbuatan Sang Pencipta, dia akan melihatnya sesuai dengan timbangan keadilan, dan dia akan melihat balasan sudah menanti orang yang berhak mendapatkan balasan tersebut, meski setelah berselang beberapa waktu. Maka tidak sepantasnya orang (yang zahirnya seolah) dimaafkan dari dosa menjadi terpedaya; karena balasan itu terkadang ditangguhkan. Di antara dosa yang paling buruk yang telah disediakan untuknya balasan yang besar adalah terus-menerus melakukan dosa, kemudian pelakunya berbasa-basi dengan melakukan Istighfar, shalat dan beribadah. Menurut dia basa basi ini dapat memberi manfaat. Manusia yang paling besar ketertipuannya adalah orang yang melakukan hal yang dibenci Allah, lalu dia meminta kepada Allah apa yang dia inginkan; Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadist (yang artinya), "Orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan dirinya pada hawa nafsunya, dan dia mengangankan berbagai macam angan-angan dari Allah (ag...

Tahapan dalam membaca buku

Keadaan awal yang dialami manusia adalah ketidaktahuan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya : “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun” [QS. An Nahl : 78]. Pengetahuan tidak dapat diperoleh dalam waktu semalam, dan seseorang tidak bisa menjadi seorang ‘ bibliophile’ yang mengikuti metode membaca yang benar dalam waktu semalam. Mengembangkan kebiasaan membaca memerlukan kesabaran dan membutuhkan waktu setahap demi setahap. Tahapan yang dialami seseorang dalam mengembangkan kebiasaan membacanya, secara umum biasanya melalui lima tahap berikut : Mulai menanamkan kecintaan membaca dalam jiwa dan mulai bersahabat dengan buku. Untuk memulai menanamkan kebiasaan ini, membutuhkan berbagai variasi metode serta konten yang menarik sehingga mendorong seseorang untuk membaca. Seperti Biografi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasalam , biografi Shahabat dan kisah-kisah menarik lainnya. Serious Reading : Disi...

Murottal Al-Quran Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Berikut adalah link download Murottal Al-Qur'an Syaikh Abdurrahman Gamal Allousy. https://drive.google.com/open?id=0B7zJ2OmxYY6DckQ0TE9NYTgtYmM Semoga bermanfaat.