Langsung ke konten utama

Keistimewaan Khusus dari Buku


Buku adalah tetangga yang baik, guru yang rendah hati dan patuh, dan teman setia yang tidak pernah menghianati kita. Pernahkan anda melihat guru yang rendah hati kepada muridnya? sebagaimana rendah hatinya buku kepada pembacanya. Begitulan cara buku santun kepada pembacanya. Buku adalah pendamping yang sangat bermanfaat, dan pohon yang selalu bersemangat dalam menghasilkan buah. Terkumpul semua kebaikan dalam buku, mengembangkan kecerdasan, dan menceritakan kisah dari generasi sebelumnya dari tempat yang jauh, sehingga dapat menjernihkan akal dan menajamkan pikiran, memperluas cakrawala pengetahuan, memperkokoh kemauan, memberikan hiburan dalam kesendirian, memberikan manfaat dan tidak mengambil keuntungan, memberi kepada kita dan tidak meminta. 

Buku tidak memandang jarak dan tempat atau waktu, juga tidak memandang batas-batas geografis, dengan demikian pembaca dapat 'hidup'  bersama buku dalam semua waktu sepanjang masa, disemua kerajaan dan di semua wilayah dan dapat menemani orang-orang hebat dan tingkah laku mereka, meskipun itu memakan waktu bertahun-tahun.

Renungkanlah keadaan seorang Muslim, ketika mereka membaca kisah-kisah Para Nabi 'alaimus shalatu wa salam di dalam Al-Qur'an. Para Nabi hidup di daerah yang sangat jauh, berabad-abad yang lalu lamanya. Dengan Membaca Al-Qur'an, kita dapat mengetahui kisah mereka, seolah-olah kita tinggal bersama mereka, Jadi kita membaca Kisah Nabi Ibrahim 'alaihissalam,Nabi Ishaq 'alaihissalam, Nabi Ya'kub 'alaihissalam, Nabi Nuh 'alaihissalam, Nabi Dawud 'alaihissalam, Nabi Sulaiman 'alaihissalam, Nabi Ayyub 'alaihissalam, Nabi Yusuf 'alaihissalam, Nabi Musa 'alaihissalam, Nabi Harun 'alaihissalam, Nabi Zakariya 'alaihissalam, Nabi Yahya 'alaihissalam, Nabi Isa 'alaihissalam, Nabi Ilyas 'alaihissalam, Nabi Isma'il 'alaihissalam, Nabi Ilyasa 'alaihissalam, Nabi Yunus 'alaihissalam, Nabi Luth 'alaihissalam dan Para Nabi lainnya dan Orang-orang shalih yang kisahnya disebutkan dalam Al-Qur'an dan Sunnah (Hadist), kita membaca berita mereka dan seolah-olah kita tinggal bersama mereka. Maka renungkanlah manfaat yang diperoleh ini yang bisa didapatkan melalui membaca buku, betapa beruntung dan istimewanya mereka yang mau membaca.

Terjemah Bebas dari dari buku karangan Syaikh Al-Munajjid dengan judul: how to read books?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Murottal Al-Quran Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Berikut adalah link download Murottal Al-Qur'an Syaikh Abdurrahman Gamal Allousy. https://drive.google.com/open?id=0B7zJ2OmxYY6DckQ0TE9NYTgtYmM Semoga bermanfaat.

Rahasia-rahasia yang Terpendam dalam Jiwa

Aku perhatikan tentang dalil-dalil adanya Allah Yang Maha Haq, maka aku mendapatkannya lebih banyak dari butiran pasir. Dan aku perhatikan yang paling menakjubkan adalah : Bahwa kadang manusia menyembunyikan hal yang tidak diridhai oleh Allah, lalu Allah menampakkannya pada dirinya meski setelah berlalu beberapa waktu. Atau Allah menjadikan lidah-lidah (manusia) menuturkannya meskipun orang-orang tidak menyaksikannya. Terkadang juga menjadikan si pelaku tertimpa suatu penyakit, di mana Allah mempermalukan si pelaku dengan penyakit di hadapan orang-orang. Sehingga ini menjadi jawaban dari setiap dosa yang dia sembunyikan. Hal itu agar orang tahu bahwa terdapat Dzat yang membalas atas suatu dosa. Tak ada tirai atau penghalang yang bisa menutupi dari takdir dan kuasaNya. Tak ada amal yang sia-sia di sisiNya. Demikian pula seseorang menyembunyikan ketaatan, maka itu pun akan tampak pula. Orang-orang akan memperbincangkannya dan bahkan (memperbincangkan) lebih dari itu, sampai-...

Nasihat Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi

BAGIAN 15 : HARAPAN KEPADA ANAK-ANAK * Wahai anak-anakku, dunia adalah ladang untuk akhirat. Siapa yang beramal di dunia akan mendapat pahala di akhirat. Siapa yang berbuat jahat di dunia akan mendapat azab di akhirat. Siapa yang berbuat baik maka pahalanya untuk dirinya. Siapa yang berbuat buruk maka akibatnya untuk ia juga. Siapa yang menyia-nyiakan umurnya untuk bermain dan senda gurau yang tidak ada dosanya berarti menyia-nyiakan sesuatu yang berharga, dan akan menyesal pada hari kiamat, di hari yang tidak ada manfaatnya (semua senda gurau selama di dunia). Kehidupan di dunia adalah permata yang berharga. Apabila digunakan untuk taat kepada Allah maka balasannya di akhirat adalah keuntungan yang abadi tanpa akhir. Siapa yang menggunakan dunia untuk bermaksiat kepada Allah maka rugilah ia di akhirat dengan kerugian yang abadi. Celakalah ia bersama orang yang celaka. Yang menghabiskan dunia untuk permainan dan senda gurau yang tidak ada dosanya akan menyesal dengan pen...