Langsung ke konten utama

Kiat Menumbuhkan Semangat Membaca Buku


Setelah kita mengetahui penyebab keterasingan manusia dengan buku, beberapa ‘penyakit’ yang menyebabkan kita merasa berat untuk membaca buku. Berikut adalah obat dan penawar nya.
Obat penyembuh yang mujarab dari segala kesalahan dan kekurangan yang paling pertama dan utama serta tidak diragukan lagi yaitu adalah dengan bergantung kepada Allah Subhanahu wata’ala, memohon pertolongan-Nya dengan cara berdoa, sehingga kita dapat dimudahkan untuk bisa membaca buku yang bermanfaat, kemudian setelah itu dilakukan dengan cara mencoba beberapa metode berikut.
~ Mengetahui keutamaan ilmu, kedudukan orang yang berilmu, dan mengetahui pentingnya membaca. Ini merupakan cara yang utama untuk menumbuhkan semangat membaca kita. Kita juga harus mengetahui kedudukan mulia dari kitab-kitab yang ditulis para ulama.

Beberapa manfaat dari membaca yang dapat memotivasi seseorang untuk mambaca diantaranya adalah :
  • Mempelajari Ilmu Agama, sehingga kita dapat mengetahui halal dan haram dalam kehidupan, sehingga menghilangkan ketidaktahuan yang menyebabkan kita terjerumus pada kesalahan dan melanggar larangan Allah, sehingga menimbulkan Kemurkaan Allah. Ilmu adalah merupakan kehidupan dan cahaya, sedangkan kebodohan merupakan kegelapan dan kebinasaan.
  • Mendapatkan kebahagiaan dari Firman Allah Subhanahu wata’ala Rabb Semesta Alam (Al-Qur’an), Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalam (Hadist) dan Perkataan Para Ulama Islam (Qoul Ulama).
  • Mengenal berbagai aspek kebijaksanaan dan dasar hukum-hukum dalam islam, sehingga membuat kita senantiasa tetap teguh pada agama ini.
  • Menghemat waktu dan mengisinya dengan hal-hal yang bermanfaat.
  • Mencegah seseorang dari memiliki teman buruk yang membuang waktu
Terjemah bebas dari buku How to read books, karya Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid Hafidzahullah.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia-rahasia yang Terpendam dalam Jiwa

Aku perhatikan tentang dalil-dalil adanya Allah Yang Maha Haq, maka aku mendapatkannya lebih banyak dari butiran pasir. Dan aku perhatikan yang paling menakjubkan adalah : Bahwa kadang manusia menyembunyikan hal yang tidak diridhai oleh Allah, lalu Allah menampakkannya pada dirinya meski setelah berlalu beberapa waktu. Atau Allah menjadikan lidah-lidah (manusia) menuturkannya meskipun orang-orang tidak menyaksikannya. Terkadang juga menjadikan si pelaku tertimpa suatu penyakit, di mana Allah mempermalukan si pelaku dengan penyakit di hadapan orang-orang. Sehingga ini menjadi jawaban dari setiap dosa yang dia sembunyikan. Hal itu agar orang tahu bahwa terdapat Dzat yang membalas atas suatu dosa. Tak ada tirai atau penghalang yang bisa menutupi dari takdir dan kuasaNya. Tak ada amal yang sia-sia di sisiNya. Demikian pula seseorang menyembunyikan ketaatan, maka itu pun akan tampak pula. Orang-orang akan memperbincangkannya dan bahkan (memperbincangkan) lebih dari itu, sampai-...

9. Kemaksiatan Memperpendek Umur dan Menghilangkan Keberkahannya

Jika seseorang berpaling dari Allah dan sibuk dengan kemaksiatan maka sirnalah kehidupan hakikinya yang kelak dia temui. Pelakunya akan merasakan akibat kemaksiatan tersebut pada hari ketika ia mengungkapkan penyesalannya. Rahasia masalah ini terletak pada pengertian umur manusia sebagai masa hidupnya. Tidak ada kehidupan baginya kecuali dengan mendekatkan diri kepada Rabbnya, menikmati dzikir dan kecintaan kepada-Nya, serta mengutamakan ridha-Nya. Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal shalih) untuk hidupku ini. ( QS. Al-Fajr : 24 )

7. Maksiat Melemahkan Hati dan Badan

Dampak buruk maksiat dengan melemahnya hari merupakan perkara yang tampak dengan jelas, bahkan akan senantiasa memperlemahnya hingga berhasil memadamkan cahaya hati secara keseluruhan. Adapun pengaruhnya yang melemahkan badan dikarenakan kekuatan seseorang Mukmin bersumber dari hati. Jika hatinya kuat, maka badannya juga demikian. Adapun orang yang berdosa adalah orang yang paling lemah ketika dibutuhkan, meskipun memiliki tubuh yang kuat.