Barangsiapa yang mendekati fitnah, niscaya keselamatan jauh darinya. Siapa yang mengklaim dirinya bersabar, maka urusannya akan diserahkan pada dirinya sendiri. Berapa banyak pandangan yang tak diberi kesempatan untuk menikmatinya lagi (karena siksanya tidak ditangguhkan, namun langsung ditimpakan seketika itu juga). Dan hal yang paling pantas untuk dijaga dan dikendalikan (walau) secara paksa adalah lidah dan mata.
Maka berhati-hatilah ! .Hati-hatilah, jangan sampai engkau tertipu dengan tekadmu untuk meninggalkan hawa nafsu, namun masih engkau barengi dengan mendekati fitnah;karena hawa nafsu benar-benar bisa memperdaya ! Berapa banyak ksatria pemberani yang (karena lengah) dibunuh secara diam-diam di medan laga. Datang kepadanya sesuatu yang tidak diduga-duga, berupa sosok yang orang-orang yang enggan untuk melihatnya.
~ Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Penerbit Darul Haq ~
~ Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Penerbit Darul Haq ~

Komentar
Posting Komentar