Langsung ke konten utama

Sebab-sebab (datangnya) Hukuman


Terbetik dalam benakku suatu pemikiran mengenai berbagai musibah berat dan ujian besar yang sering terjadi menimpa banyak orang di semesta ini, yang berkesudahan pada puncak klimaks nya yang sangat rumit!
Aku pun mengatakan, "Subhanallah ! Sungguh, Allah adalah Yang Maha Pemurah di antara yang bermurah hati, dan konsekuensi kemurahan adalah mau memberi maaf; maka ada apa dibalik hukuman ini?" Maka akupun memikirkannya.
Ternyata aku dapatkan bahwa banyak manusia yang keberadaan mereka bagaikan tidak ada. Mereka tidak mau mencari bukti-bukti keesaan-Nya dan tidak mau memperhatikan perintah-perintah dan larangan-larangan Allah Ta'ala . Mereka hanya mengikuti kebiasaan mereka saja, tak ubahnya seperti binatang ternak. Bila ajaran Syariat sesuai dengan keinginan mereka, (mereka akan mengambilnya). Kalau tidak, maka yang dijadikan sebagai acuan adalah tujuan pribadi mereka! kemudian setelah mendapatkan dinar (baca:uang), mereka pun tidak mau peduli lagi ; apakah didapatkan dari yang halal ataukah yang haram? Kalau Shalat terasa mudah bagi mereka, mereka melakukannya, namun bila tidak, mereka akan meninggalkannya. Diantara mereka ada yang menerjang dosa-dosa besar dengan terang-terangan; dan bisa jadi pengetahuan ulama mereka begitu hebat, namun dosa-dosanya bertumpuk-tumpuk !
Maka aku tahu bahwa hukuman -meski berat sekalipun- masih ringan dibanding perbuatan dosa mereka.
Apabila turun suatu hukuman untuk membersihkan dosa, maka orang yang meminta pertolongan berteriak , "Duhai karena dosa apakah hal ini terjadi?!" Dia lupa dosa-dosa yang dulu pernah diperbuat yang membuat bumi ikut bergoncang disebabkan sebagian dosa!
Terkadang seorang yang sudah renta diperlakukan dengan hina pada masa tuanya, sehingga hati (manusia) menaruh kasihan padanya. Dia tidak tahu bahwa hal itu terjadi dikarenakan dia telah meremehkan hak Allah Ta'ala pada masa mudanya.
Jadi kapanpun engkau melihat seorang yang tengah mendapatkan hukuman, ketahuilah itu karena dosa

~ Shaidul Khatir, Ibnul Jauzi, Penerbit Darul Haq ~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Murottal Al-Quran Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Berikut adalah link download Murottal Al-Qur'an Syaikh Abdurrahman Gamal Allousy. https://drive.google.com/open?id=0B7zJ2OmxYY6DckQ0TE9NYTgtYmM Semoga bermanfaat.

Rahasia-rahasia yang Terpendam dalam Jiwa

Aku perhatikan tentang dalil-dalil adanya Allah Yang Maha Haq, maka aku mendapatkannya lebih banyak dari butiran pasir. Dan aku perhatikan yang paling menakjubkan adalah : Bahwa kadang manusia menyembunyikan hal yang tidak diridhai oleh Allah, lalu Allah menampakkannya pada dirinya meski setelah berlalu beberapa waktu. Atau Allah menjadikan lidah-lidah (manusia) menuturkannya meskipun orang-orang tidak menyaksikannya. Terkadang juga menjadikan si pelaku tertimpa suatu penyakit, di mana Allah mempermalukan si pelaku dengan penyakit di hadapan orang-orang. Sehingga ini menjadi jawaban dari setiap dosa yang dia sembunyikan. Hal itu agar orang tahu bahwa terdapat Dzat yang membalas atas suatu dosa. Tak ada tirai atau penghalang yang bisa menutupi dari takdir dan kuasaNya. Tak ada amal yang sia-sia di sisiNya. Demikian pula seseorang menyembunyikan ketaatan, maka itu pun akan tampak pula. Orang-orang akan memperbincangkannya dan bahkan (memperbincangkan) lebih dari itu, sampai-...

Nasihat Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi

BAGIAN 15 : HARAPAN KEPADA ANAK-ANAK * Wahai anak-anakku, dunia adalah ladang untuk akhirat. Siapa yang beramal di dunia akan mendapat pahala di akhirat. Siapa yang berbuat jahat di dunia akan mendapat azab di akhirat. Siapa yang berbuat baik maka pahalanya untuk dirinya. Siapa yang berbuat buruk maka akibatnya untuk ia juga. Siapa yang menyia-nyiakan umurnya untuk bermain dan senda gurau yang tidak ada dosanya berarti menyia-nyiakan sesuatu yang berharga, dan akan menyesal pada hari kiamat, di hari yang tidak ada manfaatnya (semua senda gurau selama di dunia). Kehidupan di dunia adalah permata yang berharga. Apabila digunakan untuk taat kepada Allah maka balasannya di akhirat adalah keuntungan yang abadi tanpa akhir. Siapa yang menggunakan dunia untuk bermaksiat kepada Allah maka rugilah ia di akhirat dengan kerugian yang abadi. Celakalah ia bersama orang yang celaka. Yang menghabiskan dunia untuk permainan dan senda gurau yang tidak ada dosanya akan menyesal dengan pen...