Seorang manusia seyogyanya tahu nilai mulianya zaman dan berharganya waktu, sehingga dia tidak menyia-nyiakan waktunya walau sekejap selain untuk ketaatan, dan mendahulukan ucapan dan amalan yang paling utama baru kemudian yang lebih utama.
Hendaknya niatnya dalam melakukan kebaikan selalu dihadirkan, tanpa dihinggapi kelesuan dalam berbagai amalan yang mampu untuk dikerjakan oleh badan.
Dahulu sekelompok kaum Salaf bergegas-gegas untuk memanfaatkan setiap penggal waktu.
Dinukilkan dari Amir bin Abd Qais bahwa ada seorang lelaki yang berkata kepadanya, "Ajaklah aku bercengkrama!" Dia pun menjawab, "(Kalau begitu) tahanlah (peredaran) matahari!"
Ibnu Tsabit al-Bunani berkata, "Aku pergi untuk mengajak bicara ayahku, maka ayahku berkata, 'Wahai anakku! Biarkanlah aku, karena aku ini sedang membaca wirid (harian)ku yang keenam'."
Sekelompok orang masuk menemui sebagian kaum Salaf pada saat (menjelang) kematiannya, dan (pada waktu itu) dia tengah melakukan shalat. Maka dikatakan (beberapa perkataan) kepadanya (Yakni, orang-orang mencela dan memintanya untuk beristirahat) lalu dia menjawab, “Saat ini lembaran amalku hendak ditutup."
Kalau manusia tahu meski dia telah berupaya semaksimal mungkin untuk bersungguh-sungguh bahwa kematian pasti akan menghentikannya dari amal, maka dia akan beramal semasa hidupnya dengan amalan yang pahalanya akan terus mengalir selepas matinya. Kalau dia mempunyai sesuatu dari dunia, dia bisa mewakafkan sesuatu, menanam tanaman, mengalirkan sungai, berupaya untuk mendapatkan keturunan yang akan senantiasa ingat kepada Allah setelah dia meninggal, sehingga dia akan mendapat pahala, atau menyusun buku dalam suatu cabang ilmu; karena karya seorang alim merupakan 'anaknya yang abadi'. Dan hendaknya dia mengamalkan kebaikan dan menguasai ilmu tersebut sehingga dari perbuatannya bisa ditransfer apa yang bisa diteladani oleh orang lain; itulah yang tidak akan mati.
Sungguh, sekelompok orang telah mati, padahal mereka masih hidup di tengah-tengah manusia.
- Shaidul Khatir, Ibnul Jauzy , Darul Haq -

Komentar
Posting Komentar