Langsung ke konten utama

Keutamaan Ilmu


Anjing terlatih cukup dilepas baca Bismillah, dia menangkap , maka hewan yang di tangkap ini kalau tiba dalam kondisi mati maka dia halal untuk dimakan. Kalau ada air liur anjing disitu, itu tidak dipermasalahkan, bukan dihukumi najis, itu dimaafkan. Ini khusus untuk pembahasan hewan yang terlatih. 
Perhatikan kalau dia tidak terlatih bagaimana pengaruhnya. Dihukum fikih itu kalau misalnya ada anjing terlatih sudah dilepas mengejar rusa misalnya dia lari, begitu tuannya menemukan anjingnya dalam keadaan rusanya sudah mati dan ada anjing tidak terlatih disitu maka rusa ini menjadi tidak halal dimakan, karena ndak tau yang mana yang bunuh rusa ini, anjing terlatih atau anjing yang tidak terlatih. Jelas ya., jadi keberadaannya disitu saja bikin sial anjing yang terlatih. Sehingga ini rusa menjadi tidak bisa dimakan.

Bagaimana pula dengan manusia.., 



Ustadz Dzulqarnain
Kuliah Mafatihul 'ilm
Manzumah Mimiyah 2.
dengan sedikit perubahan redaksi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balasan setipe dengan perbuatan

Barangsiapa yang mencermati perbuatan-perbuatan Sang Pencipta, dia akan melihatnya sesuai dengan timbangan keadilan, dan dia akan melihat balasan sudah menanti orang yang berhak mendapatkan balasan tersebut, meski setelah berselang beberapa waktu. Maka tidak sepantasnya orang (yang zahirnya seolah) dimaafkan dari dosa menjadi terpedaya; karena balasan itu terkadang ditangguhkan. Di antara dosa yang paling buruk yang telah disediakan untuknya balasan yang besar adalah terus-menerus melakukan dosa, kemudian pelakunya berbasa-basi dengan melakukan Istighfar, shalat dan beribadah. Menurut dia basa basi ini dapat memberi manfaat. Manusia yang paling besar ketertipuannya adalah orang yang melakukan hal yang dibenci Allah, lalu dia meminta kepada Allah apa yang dia inginkan; Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadist (yang artinya), "Orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan dirinya pada hawa nafsunya, dan dia mengangankan berbagai macam angan-angan dari Allah (ag...

Tahapan dalam membaca buku

Keadaan awal yang dialami manusia adalah ketidaktahuan. Allah berfirman dalam Al-Qur’an yang artinya : “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun” [QS. An Nahl : 78]. Pengetahuan tidak dapat diperoleh dalam waktu semalam, dan seseorang tidak bisa menjadi seorang ‘ bibliophile’ yang mengikuti metode membaca yang benar dalam waktu semalam. Mengembangkan kebiasaan membaca memerlukan kesabaran dan membutuhkan waktu setahap demi setahap. Tahapan yang dialami seseorang dalam mengembangkan kebiasaan membacanya, secara umum biasanya melalui lima tahap berikut : Mulai menanamkan kecintaan membaca dalam jiwa dan mulai bersahabat dengan buku. Untuk memulai menanamkan kebiasaan ini, membutuhkan berbagai variasi metode serta konten yang menarik sehingga mendorong seseorang untuk membaca. Seperti Biografi Rasulullah Shallalahu ‘alaihi wasalam , biografi Shahabat dan kisah-kisah menarik lainnya. Serious Reading : Disi...

Murottal Al-Quran Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Berikut adalah link download Murottal Al-Qur'an Syaikh Abdurrahman Gamal Allousy. https://drive.google.com/open?id=0B7zJ2OmxYY6DckQ0TE9NYTgtYmM Semoga bermanfaat.