Langsung ke konten utama

Keterasingan Manusia dengan Buku



Salah satu masalah terbesar yang terjadi pada banyak orang adalah keterasingannya dari buku, dan bahkan mungkin sampai pada tahap permusuhan. Banyak orang mengeluh karena bosan atau lelah saat membaca buku, terutama buku-buku agama dan buku non-fiksi. Itulah sebabnya kita temukan saat ini, sebuah fenomena yang mengerikan, seperti berpaling dari buku-buku agama yang sangat bermanfaat bagi kehidupan, dan beralih ke buku-buku yang tidak bermanfaat, cerita fiktif yang kosong, majalah yang memiliki gambar dan warna, dan berita tentang olahraga dan seni. Musuh-musuh kita menuduh bahwa umat islam tidak membaca, jikapun mereka membaca mereka tidak mengerti, dan jika mereka mengerti mereka tidak mengajarkannya.

Fenomena negatif lainnya yang terjadi adalah banyak orang yang setelah lulus dari sekolah, kemudian mereka berhenti membaca. Sehingga banyak guru yang pengetahuan mereka semakin menurun dari tahun ke tahun karena tidak lagi mau membaca, dan faktanya bahwa banyak dari mereka berhenti membaca pada bidang yang mereka geluti, sementara ilmu pengetahuan meningkat dan meningkat setiap hari.

Sangat memprihatinkan melihat keterasingan manusia dengan buku, padahal buku saat ini sangat mudah didapatkan secara gratis di perpustakaan umum maupun perpustakaan komunitas. Akan tetapi mereka tetap enggan untuk meminjamnya meskipun tidak dipungut biaya sedikitpun. Hal lainnya yang juga memprihatinkan adalah melihat banyak orang yang membeli buku, akan tetapi buku tersebut hanya untuk dijadikan pajangan dan hiasan di rak buku mereka, dijadikan tempat persinggahan debu. Mereka tidak memperoleh pengetahuan yang ada di dalam buku tersebut dengan melepas plastik, membuka buku tersebut kemudian membacanya. Hal lain yang memprihatinkan adalah kita kadang menemukan buku yang sudah di seset plastiknya akan tetapi kertas pada halaman dalamnya saling menempel ngraket karena tidak pernah dibuka [dibaca].

Masih ada pertanyaan, mengapa orang-orang banyak yang enggan membaca buku, dan terutama buku yang bermanfaat? Mengapa mereka seolah jauh dari aktivitas membaca? Mengapa ada jarak pemisah yang kompleks antara manusia dan buku? Untuk menjawab pertanyaan ini kita harus menyadari akan Penyebab keterasingan manusia dengan buku.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Murottal Al-Quran Syaikh Abdurrahman Al-Ausy

Berikut adalah link download Murottal Al-Qur'an Syaikh Abdurrahman Gamal Allousy. https://drive.google.com/open?id=0B7zJ2OmxYY6DckQ0TE9NYTgtYmM Semoga bermanfaat.